Senin - Jum'at, 08.00 - 16.00

Whatsapp

0857 1325 1145

Email Kami

pengacara.online@yahoo.com

Pemicu Terjadinya Konflik Dalam Keluarga yang Berakibat Fatal

0 Comments
35. Pemicu Terjadinya Konflik Dalam Keluarga yang Berakibat Fatal

Dalam berumah tangga, semua orang berharap agar tetap bisa bahagia dan tidak memiliki masalah. Keluarga harmonis adalah salah satu tujuan pernikahan dalam islam. Namun terkadang sebagai seorang manusia, kita tidak luput dari kesalahan.

 

Kesalahan yang dilakukan dalam keluarga bisa memicu terjadinya konflik dalam keluarga dan ini bisa berakibat fatal terutama jika dibiarkan berlarut-larut bahkan bisa mengakibatkan hancurnya rumah tangga dan keluarga. Beberapa masalah bisa mempengaruhi kehidupan rumah tangga dan sebaiknya baik suami maupun istri harus bisa menyikapi dengan kepala dingin.

 

Penyebab Konflik Keluarga

Cemburu

Cemburu memang tanda cinta namun cemburu berlebihan bisa menimbulkan konflik dalam keluarga. Istri maupun suami bisa saling mencemburui dan terkadang hal ini sulit untuk dihindari.

 

Sebaiknya pahami dulu situasi dan siapa yang anda cemburui karena bisa jadi kecemburuan tersebut tidak beralasan. Rasa percaya pada pasangan adalah dasar dari rumah tangga yang harmonis.

 

 

Pemisahan Kekayaan Melalui Perjanjian Nikah Pasal 29 Ayat 1

 

Selain itu, cemburu juga bisa dihindari dengan saling menjaga perasaan baik suami maupun istri. Tidak hanya berlaku pada pasangan suami istri, anak pun bisa merasa cemburu satu sama lain terutama jika sang anak merasa ia diperlakukan secara tidak adil oleh orangtuanya.

 

Perbedaan pendapat

Setiap kepala mesti memiliki perbedaan pendapat, terlebih pasangan suami istri. Perbedaan pendapat bisa muncul kapan saja dan bahkan menyangkut hal-hal kecil. Perbedaan pendapat ini sebaiknya disikapi dengan kepala dingin dan bicarakan baik-baik untuk mendapatkan solusi yang tepat.

 

Masalah ekonomi

Dewasa ini dimana materialisme sedang merajalela, masalah ekonomi sering menjadi momok bagi kehidupan rumah tangga seseorang. Tidak heran jika kita sering menyaksikan pemberitaan di televisi atau di koran dimana seorang suami tega membunuh istrinya karena sang istri terlalu banyak menuntut dan begitu juga sebaliknya.

 

Naudzubillah hal ini sebaiknya dihindari karena bagaimanapun rezeki yang kita dapatkan datangnya dari Allah SWT dan cobalah untuk mengerti keadaan masing-masing dengan tetap berusaha mencari jalan keluarmya.

 

Perlu diketahui bahwa sudahh merupakan kewajiban suami terhadap istri untuk memenuhi segala kebutuhannya dan suami harus berusaha sekuat tenaga untuk melakukannya, namun apabila sang suami sudah berusaha dan tidak mendapatkan hasil yang maksimal, istri harus menerima dan bersabar.

 

 

Pengadilan Agama Berwenang Memutus Perkara-Perkara Kewarisan

 

Privasi

Masalah privasi juga bisa memicu konflik dalam keluarga. Seorang anak biasanya ingin agar privasinya dihargai dan tidak ingin terlalu dikekang oleh orangtua. Orangtua yang terlalu mengekang anak akan membuat sang anak tidak merasa nyaman dan biasanya ia akan memberontak dikemudian hari.

 

Memang sebagai orangtua sebaiknya mengawasi dan menjaga anaknya namun berikan juga ruang privasi untuknya dimana ia bisa melakukan segala sesuatu namun dalam konteks yang positif.

Perbedaan agama

Tidak jarang dalam satu keluarga kita menemui anggota keluarga yang berbeda keyakinan atau agama. Konflik bisa saja terjadi namun bisa dihindari jika setiap anggota keluarga menghormati perbedaan keyakinan tersebut.

 

Kurangnya kasih sayang

Siapapun baik suami, istri maupun anak dalam sebuah keluarga akan merasa tidak dihargai jika kurang mendapatkan rasa kasih sayang. Anak yang kurang mendapat perhatian orangtuanya karena sibuk bekerja bisa merasa kesepian dan akhirnya ia akan menuntut hal lain.

 

Hal ini bisa menjadi konflik dalam keluarga. Tengok saja kasus yang banyak menimpa anak-anak saat ini dimungkinkan karena kurangnya pengawasan dan perhatian dari orangtuanya.

 

Kurangnya komunikasi

Keluarga yang terlalu sibuk dengan urusannya dan pekerjaan masing-masing dan tidak memiliki waktu untuk berkomunikasi dengan baik dapat menimbulkan kesalahpahaman dan memicu terjadinya konflik.

 

Sebagaimana kita ketahui bahwa komunikiasi yang baik adalah kunci terjaganya keharmonisan dalam keluarga maka dari itu setiap anggota keluraga harus bisa menjaga komunikasi dengan anggota keluarga yang lain.

 

 

Persyaratan Surat Keterangan untuk Melakukan Perceraian bagi PNS

 

Perselingkuhan

Perselingkuhan dalam rumah tangga adalah hal yang haram dilakukan oleh pasangan suami istri manapun dan bisa mengarah pada perbuatan zina. Perselingkuhan bisa menimbulkan konflik yang besar dalam keluarga bahkan memicu timbulnya perceraian atau jatuhnya talak (baca juga hukum talak dan perbedaan talak satu, dua dan tiga).

 

Perselingkuhan bisa terjadi manakala suami memiliki wanita idaman lain ataupun sang istri yang berhubungan dengan pria lain. Perilaku istri yang menjalin hubungan dengan pria lain dapat dikategorikan sebagai perilaku nusyuz atau membangkang pada suamidan perbuatan ini sangat dibenci oleh Allah SWT Tidak hanya istri, suamipun bisa berselingkuh dan itu adalah salah satu ciri-ciri suami durhaka terhadap istri. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *