Senin - Jum'at, 08.00 - 16.00

Apa Saja Berkas Perceraian? Berapa Biaya Perceraian di Jogja?

0 Comments
41. Apa Saja Berkas Perceraian, Berapa Biaya Perceraian di Jogja

Perceraian adalah keputusan yang terakhir diambil oleh pasangan suami istri ketika keduanya merasa bahwa rumah tangganya sudah nggak bisa dipertahankan. Perceraian ini bisa berasal dari salah satu pihak atau keduanya. Yang jelas, keputusan berat ini harus dipikirkan secara matang.

 

Sama dengan menikah, mengurus perceraian juga nggak mudah. Ada syarat-syarat dan dokumen yang harus dilengkapi supaya perceraian dipandang sah secara hukum dan agama. Lalu apa saja syarat gugatan perceraian? Melansir dari berbagai sumber, berikut penjelasannya.

 

Memberitahu suami/istri

Sebenarnya sah-sah saja ketika seorang suami/istri mengajukan gugatan tanpa memberitahu pasangannya dan ini nggak termasuk syarat perceraian. Namun ada baiknya jika suami/istri yang akan mengajukan gugatan memberitahu terlebih dahulu supaya bisa berdiskusi dan memikirkan ulang apakah perceraian memang menjadi jalan yang tepat bagi keduanya.

 

Supremasi Hukum di Indonesia, Dalam Kasus Perceraian Ibu Hamil

 

Dokumen pengajuan cerai

Jika ingin mengajukan cerai, maka ada beberapa dokumen penting yang harus dilengkapi sebagai salah satu syaratnya. Dokumen tersebut antara lain:

 

      • Surat nikah asli
      • Fotokopi surat nikah 2 lembar lengkap dengan materai dan sudah dilegalisir
      • Fotokopi akta kelahiran anak lengkap dengan materai dan sudah dilegalisir (jika sudah memiliki anak)
      • Fotokopi KTP
      • Fotokopi KK
      • Surat kepemilikan harta, misal sertifikat tanah/STNK/BPKB/kuitansi jual beli/dll (jika ingin sekaligus menggugat harta gono-gini)

 

Penyerahan dokumen

Dokumen yang sudah disiapkan akan diserahkan kepada pengadilan. Jika pasangan tersebut Muslim dan menikah di KUA, maka berkas diserahkan pada Pengadilan Agama. Jika pasangan non-Muslim dan menikah di Kantor Catatan Sipil, maka diserahkan pada Pengadilan Negeri. Pendaftaran ini bisa dilakukan secara langsung ataupun diwakilkan oleh kuasa hukum/pengacara.

 

Tips Memilih Pengacara Perceraian di Purworejo Berpengalaman

 

Bercerai di Pengadilan Agama/Pengadilan Negeri

Mereka yang bisa bercerai di Pengadilan Agama/Pengadilan Negeri (PA/PN) adalah pasangan yang pernikahannya tercatat di KUA/Kantor Catatan Sipil. Di sini ada dua istilah yaitu yang mengajukan gugatan cerai (penggugat) dan yang menerima gugatan (tergugat).

 

Jika tergugat/penggugat ada di luar negeri, maka PA/PN yang dituju adalah PA/PN yang sesuai dengan wilayah diadakannya pernikahan.

 

Jika istri mengajukan cerai/sebagai penggugat, maka Pa/PN yang dituju adalah PA/PN yang ada di wilayah tempat tinggal suami/tergugat. Jika masih tinggal bersama, makan bisa menuju PA/PN di wilayah tempat tinggal sekarang.

 

Jika suami mengajukan cerai/sebagai penggugat, maka PA/PN yang dituju adalah PA/PN yang ada di wilayah tempat tinggal istri/tergugat. Jika istri sudah meninggalkan rumah atau berada di luar jangkauan (misal luar negeri) maka PA/PN yang dituju adalah PA/PN yang ada di wilayah tempat tinggal suami/penggugat.

Membuat surat gugatan

Sesampainya di pengadilan, penggugat akan diminta untuk membuat surat gugatan dan mencantumkan alasan kenapa ingin bercerai. Alasan tersebut perlu ditulis secara urut dan detail supaya bisa dipahami dan diterima oleh pihak pengadilan.

 

Alasan yang biasanya diterima pengadilan adalah yang mengandung unsur seperti kekerasan, penganiayaan, penelantaran atau pertengkaran yang nggak kunjung selesai.

 

Layanan Konsultasi Hukum Pengacara Perceraian di Yogyakarta

 

Menyiapkan biaya perceraian

Sama seperti menikah, perceraian juga membutuhkan biaya. Bahkan, jumlahnya pun belum bisa dipastikan. Biaya ini bersifat administratif atau digunakan untuk mengurus beberapa keperluan dalam perceraian.

 

Jumlah uang yang dikeluarkan pun bisa bertambah besar jika salah satu pihak nggak memenuhi panggilan persidangan dan biaya tersebut akan ditanggung oleh penggugat. Namun hal ini kembali pada ketentuan masing-masing pengadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!